Lari-lari kecil baru dimulai. Bergerak cepat tetapi tidak begitu cepat, lambat tetapi bukan untuk berhenti. Selamat menikmati :)
Puisi Sesat
Dapatkan link
Facebook
X
Pinterest
Email
Aplikasi Lainnya
-
Ditulis karena sedang iseng saja. Sebagiam konten mungkin mengandung curhatan. Posisi sebagai mahasiswa tingkat akhir yang sedang berpikir tentang masa depan.
Puisi di atas terinspirasi oleh Prasasti Hariñjing. (suku kata paling belakang gausah ngegas bacanya) Dipertemukan oleh takdir melalui kuliah umum di kampus, secara ajaib prasasti ini menjadi “narasumber” utama tugas akhir saya. Jikalau ditanya mengapa, mungkin ini sedikit alasan/ceritanya : 1. Gara-gara ikut kuliah umum Waktu itu ada kuliah umum di kampus dan diisi oleh Prof. Agus Aris Munandar dari UI. Kurang lebih beliau bilang kalau prasasti ini adalah prasasti Jawa Kuno tertua. Tapi saya kurang percaya, karena selama sekolah/kuliah baru denger sekali itu. Dari situlah saya mulai mencari tahu dan menemukan tulisan Romo Zoetmulder dalam buku Kalangwan: Sastra Jawa Kuno Selayang Pandang. Beliau menyatakan bahwa, “ Prasasti dengan tahun 726 Saka, bulan Caitra , hari kesebelas, paro terang, hari Haryang atau yang bila dikonversikan kedalam penanggalan masehi menjadi 25 Maret 804 adalah tanggal yang sesuai untuk mengawali tinjauan mengenai sastra Jawa K...
“A Museum is a non-profit permanent institution in the service of society and its development, open to the public, which acquires, conserves, researches, communicates and exhibits the tangible and intangible heritage of humanity and its environment for the purpose of education, study and enjoyment” –International Council of Museum (ICOM) Statutes, adopted by General Assembly in Vienna, 24 August 2007 Sebelumnya saya ucapkan terimakasih banyak kepada Departemen Arkeologi UGM yang telah membuka mata kuliah baru bernama : Magang! Dalam pandangan saya dahulu, yang namanya magang itu adalah PKL alias Praktik Kerja Lapangan (PKL) yang biasanya dilakukan oleh siswa-siswi SMK dengan pakaian hitam-putih. Sejauh yang saya tahu juga, yang magang adalah anak-anak kelas XI SMK. Magangnya macem-macem, tergantung jurusannya. Itu semua karena dulu kalau Bahasa Inggrisnya magang adalah internship . Sebenarnya saya juga gapernah terbayang bisa tercebur dalam...
Candinya kecil.. Ya tentu saja kecil apabila dibandingkan dengan Candi Borobudur . Candi Pringapus terletak di Desa Pringapus, Ngadirejo, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Tepatnya di lereng sebelah timur Gunung Sindoro. Seperti candi-candi “kecil” lainnya, Candi Pringapus berdiri sendiri di tengah halaman rumput yang asri dan terawat. Pertamakali melihatnya, pandangan saya langsung tertuju pada relief yang ada di kanan-kiri pintu candi. Relief tersebut menggambarkan laki-laki merangkul perempuan dan keduanya mengenakan kain. Sosok laki-laki di relief tersebut barangkali adalah dewa. Karena di belakang kepalanya terlihat jelas terdapat prabha atau berkas sinar. Laki-laki ini, baik di kanan maupun kiri keduanya mengenakan abharana (perhiasan) berupa makuta , kundala (anting-anting), graiveyaka dan hara (kalung), keyura (kelat bahu), serta kankana (gelang). Sementara pada sosok wanita, tidak ada prabha. Perhiasan yang terlihat yaitu kundala , graive...
Komentar
Posting Komentar